Published On: Jum, Nov 17th, 2017

Sedang Berada Di Warung Makan Nusantara Sempolan Jember, Aktivis M. Yunus Wahyudi Di Ciduk Tim Resmob Polres Banyuwangi

M. Yunus Wahyudi saat menjalani penyidikan di ruang Pidum Satreskrim Polres Banyuwangi

 

Banyuwangi, Lentera Indonesia

Akhirnya M. Yunus Wahyudi (43) warga Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ‘menghadap’ di ruang pidana umum (Pidum) Satreskrim Polres Banyuwangi, Jumat (17/11/17) sekitar pukul 15.15 WIB.
Aktivis yang dikenal kontroversi itu berangkat dari Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember bersama tim Resmob Polres Banyuwangi sekitar pukul 13.00 WIB.

Keterangan Kasatreskrim AKP. Sodik Efendi melalui Kanit Pidum Ipda. M. Lutfi, pihaknya sudah melakukan pencarian terhadap M. Yunus Wahyudi pasca dilayangkannya surat panggilan ke 1, ke 2 hingga ke 3 yang tidak dipenuhi kedatangan pria yang juga ketua Forum Solidaritas Banyuwangi (FSB). Karena tidak juga datang memenuhi panggilan, akhirnya Satreskrim dibarengi menurunkan beberapa anggota Resmob, hingga berhasil ‘ketemu’ di sebuah warung makan di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Jember.

“Setelah berhari-hari kami menyanggong, akhirnya ada petunjuk jika saudara M. Yunus Wahyudi sedang berada disebuah warung makan di Desa Sempolan, Kecamatan Silo sekitar pukul 13.00 WIB. Lalu kita ajak pulang ke Banyuwangi menghadap ke Polres,” papar Ipda. M. Lutfi yang sebelumnya sebagai Kanitreskrim Polsek Cluring ini.

Usai dilakukan pemeriksaan diruang Pidum Satreskrim Polres Banyuwangi, M. Yunus Wahyudi resmi ditahan dan harus menginap di ruang tahanan (Rutan) Polres Banyuwangi.

“Resmi kita tahan dengan jeratan pasal 45 a (2) sub pasal 45 (3) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE). Ancaman hukumannya maksimal 6 tahun dan maksimum denda 1 miliar,” jelasnya.

Sementara M. Yunus Wahyudi kepada media ini mengaku sebenarnya memang hendak pulang dan menghadap ke Pidum Satreskrim Polres Banyuwangi.

“Karena kebetulan kita bertemu dengan kawan2 Resmob di warung makan Nusantara Sempolan Silo, ya kita bareng-bareng pulang dan menghadap ke ruang Pidum Satreskrim Polres Banyuwangi. Jadi saya ini tidak ditangkap mas,” ujar Yunus.

Sebelumnya, M. Yunus Wahyudi warga Dusun Kaliboyo RT 03 RW 03 Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, dilaporkan oleh pengurus PCNU dengan delik pencemaran nama baik dan UU ITE di Polres Banyuwangi pada 25.September 2017. Kendati belakangan sudah sempat terjadi perdamaian antara M. Yunus Wahyudi dengan H. Nanang Nur Ahmadi dari pengurus PCNU Banyuwangi, namun proses hukumnya tetap berjalan. (Aji)

 

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>