Published On: Jum, Jan 19th, 2018

Kinerja Penyidik Polrestro Jakarta Utara Diduga di Intervensi LP Hampir 3 th Stagnan

Bekasi, Lentera Indonesia

Seorang korban penipuan dan penggelapan oleh seorang pengusaha Pemilik PT.B&W Promindo yang beralamat di Perkantoran Taman Nyiur Blok N NO.11B Jakarta Utara terpaksa dilaporkan ke Polrestro Jakarta Utara. Sesuai berita sebelumnya bahwa Penyidik terkesan lamban dan tidak bekerja oleh berbagai hal diduga diintervensi oleh terlapor T yang memiliki Beking Aparat penegak hukum. Setelah berusaha mencari informasi tentang penuntasan Laporan Polisi (12/08/2015) dengan pelapor S. H seorang distributor kain di Jakarta. Pengusaha yang telah melakukan kewajiban bisnisnya dengan PT.B&W sampai sejak 2015 sampai saat ini tidak mendapat kepastian hingga berujung Laporan Polisi.

Dalam keterangannya kepada LI dirinya tidak habis pikir dengan kinerja kepolisian ” kasus saya bahkan di serahkan ke Pengacara namun belum ada titik terang bahkan tidak ada kepastian tegasnnya. Sementara itu Pemilik B&W ketika dikonfirmasi dikantornya menyatakan bahwa dirinya sudah diperiksa dan semuanya urusan polisi tegasnnya. Sesuai fakta berdasarkan kondisi photo di kantornya bahwa T dengan gagah memajang foto para petinggi di negeri ini dari Presiden RI, Panglima TNI Kapolri dll tersusun rapi dikantornya. Bahkan ketika diminta memberikan klarifikasi tentang kasusnya dengan arogansinya menyatakan bahwa Dia adalah wartawan dan berhubungan baik dengan Karny Ilyas ” APA HUBUNGAN DENGAN KASUS YANG MENJERATNYA ” semua berkedudukan sama dimuka hukum. Pengusaha Konveksi ini seakan mengancam terkesan mengusir wartawan LI dari ruangannya. Sementara itu sebanyak 3 x LI meminta informasi kepada Kasubag Humas Polrestro Jakarta Utara Kompol Sungkono melalui staf menganjurkan langsung ke penyidik namun tak seorangpun memberikan keterangan . Pada Kamis , 16 Januari 2017 kembali mendatangi Mapolrestro Jakarta Utara kembali nihil dengan informasi melalui Kasubag Humas Kompol Sungkono Menyatakan akan menindaklanjuti Senin mendatang. Sesuai dengan No di SP2HP menghubungi Kanit Akp.Salmet Riyanto kembali minim informasi dan bahkan bungkam dan tidak memberikan klarifikasi. Jika ada persepsi bahwa Penyidik dibawah tekanan atau diduga menerima suap bisa saja terjadi dan jika ada indikasi ini menjadi preseden buruk dalam peningkatan Profesionalisme Kepolisan RI. Dari informasi pelapor melalui pengacara bahwa penyidik akan melakukan gelar perkara dan bahkan meminta saksi ahli . Seperti diketahui melalui Kuasa Hukum Hendra LP bernomor 1208 th 2015 dengan terlapor T. C.M atas dugaan penipuan dan penggelapan telah menerima SP2HP yang diterima tanggal 06 April 2017 bahwa telah melakukan pemeriksaan saksi dan administrasi PT.Global Jaya Makmur yang telah mengirimkan pesanan barang oleh PT.B & W Promindo dimana pemiliknya adalah terlapor T.C.M. Ketika Barang diterima sesuai perjanjian dengan total Rp. 210 jt lebih namun masih menunggak Rp. 165 jt. Yang menjadi delik pengaduan dan penipuan dikarenakan pihak pelapor diberikan puluhan bilyet giro kosong BCA dan dari informasi bahwa rekening tersebut sudah ditutup oleh bank BCA. Namun hingga berita ini diturunkan gelar perkara yang dijanjikan Penyidik Polrestro Jakarta Utara belum dilaksanakan dengan alasan kurang jelas. Hendra S SH menyatakan bahwa kliennya telah melakukan kewajiban namun ditipu dengan bilyet giro kosong berulangkali apa asumsi Penyidik menyatakan bahwa kasus ini perdata mudah mudahan tidak ada permainan tegasnnya dan berharap ada penyelesaian kasusnya karena sudah 2 th lebih tidak jelas. Jika ada intervensi dari “PENGUSAHA HEBAT ” pemilik PT B & W berarti penegakan supremasi hukum di Polrestro Jakarta Utara hanya milik orang berduit dan berpengaruh di negri ini , pengusaha yang memiliki koneksi hebat di negri ini tidak mampu membayar kewajibannya sebesar Rp. 165 juta bahkan menipu dengan bilyet giro kosong berkali kali namun dibiarkan oleh penyidik Polrestro Jakarta Utara. Mudah mudahan Kapolrestro Jakarta Utara dapat mengevaluasi kinerja anggotanya. ( Red )

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>