Published On: Sen, Sep 3rd, 2018

Sepanjang Sungai Mahakam, Marak Pencurian Batubara


Samarinda, Lentera Indonesia

Walaupun kasus pencurian batubara di kapal tongkang (ponton) di sepanjang Perairan Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) sudah sering terungkap, namun hingga saat ini aksi pencurian tersebut kembali marak terjadi, bahkan dilakukan secara terang-terangan.

Dari laporan yang LI terima, aksi pencurian tersebut sangat merugikan para pengusaha batubara dan pihak pelayaran, karena muatan kargo jadi berkurang.

Dari berbagai informasi yang dihimpun, para pengusaha sudah sering melaporkan keadaan tersebut kepada aparat keamanan di perairan yakni ke pihak Kepolisian Perairan (Polair) dan TNI AL, namun hingga saat ini aksi pencurian tersebut masih ada.

Dengan kondisi tersebut, tidak sedikit pengusaha maupun pihak kapal yang “teriak”, karena keluhannya merasa diabaikan.

Dari pantauan LI di lapangan, setiap ponton yang lewat di sepanjang perairan Sungai Mahakam, selalu saja ada kapal-kapal kecil yang merapat di belakang dan di samping ponton untuk mengambil batubara. Anehnya, aksi tersebut dilakukan dengan santai tanpa merasa takut ditangkap aparat.

Bagi masyarakat sekitar, pemandangan yang terjadi di sepanjang Perairan Sungai Mahakam tersebut sudah sangat lumrah. Hal itu diungkapkan oleh Dani, salah seorang masyarakat yang tinggal di pinggiran Sungai Mahakam.

“Setiap ponton yang kosong lewat, pasti dikawal oleh kapal-kapal kecil Pak. Katanya sih ngumpulin batubara yang sisa-sisa Pak, tapi banyak juga dapatnya, bisa sampe 1-2 ton,” ungkap Dani, Jumat (31/8/2018). (Kalaus)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>