Published On: Rab, Sep 5th, 2018

Kami Rasakan Sudah Ada Perubahan Di NTT

Ketua Umum Relawan Jo’mari Flobamora Mikael Umbu Zasa SE. (Foto : Frans Doli – Lentera Indonesia)

 

Jakarta, Lentera Indonesia

“Kami ingin menyatakan secara adat kearifan lokal kami melalui ritual – ritual adat. Begitu juga kami ingin bersumpah bahwa kami memilih Jokowi dan KH Ma’ruf Amin untuk presiden kedua kalinya. Memang ada persiapan tarian – tarian dan lain – lain untuk deklarasi Relawan Jo’mari Flobamora (Flores, Sumba, Timor dan Alor) ini. Tadinya kami perkirakan peserta yang hadir hanya 100 – 200 orang.
Setelah melihat dimedia sosal ini rupanya animo masyarakat sangat tinggi sekali. Dimana sampai kemarin pun kami juga berpikir ini mau lanjut apa tidak. Kemarin Kapolsek Cimanggis beliau datang kesini sempat ngobrol lama takut efeknya saja. Kalau kami mau bikin orang kami mau pesta takutnya orang lain masuk. Masalahnya ini ada kegiatan besar Asean Games tinggal sehari sudah mau selesai. Takutnya gara – gara kami anak – anak NTT rusak semua negara mendingan kita undur saja deklarasi tersebut”. Hal ini dijelaskan Ketua Umum Relawan Jo’mari Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Alor) Mikael Umbu Zasa SE kepada Lentera Indonesia baru – baru ini di Jakarta.
Menurut Ketua Umum Relawan Jo’mari Flobamora Mikael Umbu Zasa SE, jadi kami juga bersyukur dengan adanya situasi ini (Asean Games) jadi kami bermawas diri dan mungkin juga dengan relawan Jokowi ini.
Pada intinya kenapa kami mau dengan Jokowi dan Ma’ruf Amin. Kami dengan mata telanjang sudah merasakan sudah ada perubahan sedikit yang lebih baik di NTT.
Misalnya saja Kata Mikael, adanya Tol Laut. Tol Laut itu tadi mendekatkan barang dan jasa ini perpisahannya dari harga pun kami dapat dengan sama dengan menikmati harga yang ada di Jawa.
Kemudian lagi, sambungnya, Presiden Jokowi sudah 4 kali atau 5 kali mengunjungi NTT. Peluang – peluang inipun kami coba mau kita tingkatkan kira – kira beliau datang apa ide yang perlu dilakukan di NTT. Ada betul pembangunan 7 bendungan besar dengan nilai triliunan. Selanjutnya lagi ada pembangunan infrastruktur desa hak hidup seperti air, jalan raya, pendidikan, dan kesehatan. Hal ini sedang dibangun di NTT dan sudah ada tanda – tandanya bahwa itu sudah jadi juga yang lain sedangkan yang lainnya sedang dibangun, ungkap Mikael.
Ditambahkan Sekretaris Relawan Jo’mari Flobamora Drs GF Didinong Say, jadi pada intinya acara Deklarasi Relawan Jo’mari Flobamora ini ditunda sementara waktu. Jadi kita pikir relawan ini adalah suatu manifestasi aspirasi didalam deklarasi ini terwujud suatu kebersamaan orang – orang NTT yang berdomisili di Jakarta untuk dapat suatu kesempatan mewujudkan aspirasinya, ujarnya.
Kata GF Didinong Say, untuk itu terbentuklah relawan yang namanya Jo’mari (Jokowi dan Ma’ruf Amin). Hal itu adalah suatu wadah dimana kita bisa bersama – sama menyakinkan aspirasi sifatnya sivil sociaty madani jadi kan partisan maka tidak ada bendera partai disini.
Kemudian hal ini hanya sebagai warga bangsa saja ini hanya ada beberapa organ pendukung komunitas lembaga pendukung itu semua menyatakan aspirasi yang sama tapi untuk sebagai simbolik kita perlu bersama – sama membuat diclear membuat suatu pernyataan itu yang pertama, tandasnya. (Frans Doli – Lentera Indonesia)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>