Published On: Kam, Sep 6th, 2018

Gali Potensi Desa Jabung Melalui Acara Bina Desa

Malang, Lentera Indonesia

Salah satu modal utama dalam pembangunan adalah adanya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, karena dengan adanya kerjasama yang baik akan tercipta kesejahteraan masyarakat.

Bupati Malang, H. Rendra Kresna sangat menyadari hal tersebut. Maka dari itu, melalui kegiatan bhakti sosial menata desa (Bina Desa) yang sudah digelar di sejumlah desa, Bupati terus menekan hal ini.

Tak terkecuali Kegiatan Bakti Sosial Menata Desa (Bina Desa) yang berada di Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Rabu (05/09/2018).

Selain untuk pemerataan pembangunan infrastruktur diwilayah pedesaan, juga sebagai upaya untuk menggali potensi desa yang ada melalui program-program yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, yang juga sebagai Bundha Paud Kabupaten Malang, Hj. Jajuk Rendra Kresna mengungkapkan dengan melalui program Bina Desa ini merupakan program kerja dimana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dapat mengetahui langsung masalah-masalah pembangunan, perekonomian, pariwisata, kesejahteraan dan potensi-potensi tersembunyi yang ada di pelosok desa.

“Setiap kegiatan Bina Desa, Pemerintah Kabupaten Malang selalu berupaya untuk mengembangkan potensi yang ada. Termasuk kali ini di Desa Jabung yang dikenal Tari Topengnya,” ucap Hj. Jajuk.

Sementara, Bupati Malang Dr. H Rendra Kresna memyampaikan, Bina Desa ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog dan curhat masyarakat dengan pemimpin daerahnya dalam berbagai persoalan. Komunikasi dua arah ini secara tidak langsung menumbuhkan pembelajaran penting dalam relasi antara rakyat dan pemerintah.

“Inti dari kegiatan Bina Desa ini guna membangun komunikasi untuk saling memahami dan mengerti. Terutama dalam proses pengambilan kebijakan pembangunan. Kita menjadi mengetahui harapan mereka dan warga mengetahui keterbatasan yang ada dalam pemerintahan,” jelasnya.

Sebab, lanjut Rendra, di Kecamatan Jabung ini juga dikenal sebagai salah satu Kecamatan penghasil susu segar. Ada banyak peternak sapi perah yang juga masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

“Selain pembangunan infrastruktur juga melakukan pembinaan bagi peternal sapi untuk meningkatkan produksi susu, karena keberhasilan Pemkab ditopang dengan harapan dan kondisi yang ada di Kabupaten Malang yang kita serap melalui Bina Desa. Inilah yang menjadi kekuatan kita,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, di Jabung dapat menghasilkan produksi susu segar sebanyak 30 ton per hari. Susu segar itu juga dikembangkan masyarakat untuk diproduksi menjadi susu pasteurisasi siap jual. Produksi susu pasteurisasi itu masih terbatas 182.000 cup per tahun.

Dialog bersama warga yang merupakan salah satu agenda utama Bina Desa tak hanya sekedar jadi ajang sambat saja. Dari kegiatan ini, selain Bupati mendengarkan apa keinginan warganya, Bupati pun segera bertindak tegas dengan memberi perintah langsung kepada kepala SKPD terkait untuk menanganinya.(M.yus)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>