Latihan Tempur Antar Kecabangan (Ancab) TNI AD 2018 di Simpang Batumarta OKU

0
70

BATURAJA, Lentera Indonesia

Pasukan TNI Angkatan Darat (AD) menggelar latihan tempur antar kecabangan (Ancab) TNI AD di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Latihan ini melibatkan ribuan personel gabungan, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur prajurit dalam bertempur.

“Hari ini merupakan latihan puncak Ancab TNI AD. Tentunya semua kita bersyukur karena latihan ini dapat berjalan aman dan lancar sesuai dengan yang kita harapkan,” Kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI AD Mulyono didampingi Pangkostrad Letjend Andika, saat menggelar jumpa pers usai kegiatan latihan.

Dikatakan Jenderal bintang empat itu, bahwa latihan ini merupakan akumulasi dari seluruh siklus latihan TNI AD yakni mulai dari tingkat perorangan, tingkat Regu, tingkat pleton, tingkat Kompi, Tingkat Batalyon dan Tingkat Brigade.

“Mulai dari masalah teknis, Taktis hingga gladi di lapangan seperti yang kita lihat pada puncak latihan hari ini,” sebutnya.

Dalam latihan ini lanjutnya, melibatkan Brigade Tim pertempuran yakni Brigade Kostrad. “Harapan kita dengan latihan ini, seluruh prajurit dapat merasakan seperti apa bergerak dalam hubungan brigade,” Ucapnya.

Dalam latihan ini kata Kasad, pihaknya mengerahkan alutsista-alutsista yang sudah dibeli dan dimiliki oleh TNI AD.

“Seluruh alutsista milik TNI AD yang canggih sudah kita libatkan disini. Dengan demikian kita dapat mengevaluasi seperti apa manuver brigade mengoperasikan alusista ini dan bagaimana karakter senjata ini,” tuturnya.

Kasubdis Medtak Dispenad, Letkol Inf Paiman sangat mengapresiasi, atas kehadiran masyarakat dan pelajar yang menyaksikan pagelaran Latihan Ancab TNI AD Tahun 2018 yang merupakan latihan terbesar Angkatan Darat tahun 2018 ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media. Baik yang berasal dari media lokal maupun luar untuk meliput serta mempublikasikan kegiatan latihan puncak ini,” bebernya,

Kata Paiman latihan antar kecabangan ini dilaksanakan Jajaran Divisi Infanteri I Kostrad yaitu Brigif 13/Galuh. Beserta kesatuannya adalah Brigade Tim pertempuran melaksanakan Operasi Militer untuk perang di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Dalam rangka Operasi Penindakan Komando Tugas Darat Gabungan (Kogasratgab) Sumatera Bagian Selatan

“Rakyat adalah ibu kandung TNI, ini lah hasil karya dari anak-anak ibu/bapak sekalian. Itulah pertanggungjawaban TNI AD kepada bangsa, rakyat Indonesia. Apa yang sudah TNI AD lakukan untuk melindungi bangsa dan negara Republik Indonesia kedepan,” Tukasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Dinas Penerangan Media TNI AD, Letkol Paiman mengatakan latihan ancab ini melibatkan Brigade 13 Galuh divisi 1 Kostrad. Dengan total 2.500 orang personel.

“Bentuk latihannya dengan pasukan. Yang melakukan operasi menghancurkan musuh, disamping mengerahkan personel kita juga mengerahkan alutsista, berupa 12 unit tank leopard, heli, serta alutsista kecabangan lainnya,” tandasnya. (SRI)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here