Naik Jumlah Volume Penumpang Kereta Api

0
29

JAKARTA, Lentera Indonesia

        Selama angkutan kereta api Indonesia di Natal dan Tahun Baru 2018 (Nataru 2018) kemarin PT KAI Daop 1 Jakarta telah mengangkut 753.194 penumpang KA (Kereta Api) jarak jauh yang terdiri dari 252.470 penumpang kelas eksekutif, 44.324 penumpang kelas bisnis dan 456.400 penumpang kelas ekonomi.

        Dimana angka tersebut meningkat 14% jika dibandingkan masa angkutan Nataru tahun sebelumnya yang hanya sebesar 659.611 penumpang. Kemudian jika ditambah dengan volume penumpang KA lokal sebanyak 489.635 penumpang. Maka itu secara keseluruhan total PT KAI Daop 1 Jakarta telah mengangkut 1.242.829 penumpang untuk KA jarak jauh dan lokal. Hal ini disampaikan Kepala Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta Dadan Rudiansyah kepada Lentera Indonesia baru – baru ini di Jakarta.

        Dijelaskan lagi oleh Kepala Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah, meningkatnya volume penumpang kereta api Indonesia pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 (Nataru 2018) sejalan dengan peningkatan volume penumpang yang diangkut PT KAI Daop 1 Jakarta selama tahun 2018.

        Untuk itu total PT KAI Daop 1 Jakarta memberangkatkan 19.183.580 penumpang KA yang terbagi dari penumpang KA kelas Eksekutif (3.631.010), kelas Bisnis (613.100), kelas Ekonomi (6.922.005) dan KA Lokal (8.017.465).

        Dimana angka tersebut sambung Dadan Rudiansyah, naik sebesar 3,3% dari tahun 2017 lalu yakni sebanyak 18.566.930 penumpang. Untuk khusus KA jarak jauh ( intercity) realisasi volume penumpang pada tahun 2018 lalu yakni sebanyak 11.166.115 penumpang meningkat 20% jika dibandingkan tahun 2017 yakni 9.302.017 penumpang, tegasnya.

        Sementara itu ditambahkan Dadan Rudiansyah, untuk angkutan barang pada tahun 2018 berhasil mengangkut 5.034.792 ton meningkat 48% dari tahun 2017 lalu yakni sebanyak 3.392.003 ton. Dimana kenaikan tersebut disebabkan beberapa faktor yaitu penambahan KA barang baru, penambahan frekuensi perjalanan KA barang delisting dan penambahan volume barang yang diangkut, tandasnya. (Frans Doli – Lentera Indonesia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here