Satreskoba Polres Banyuwangi Ungkap Peredaran Narkoba Yang Dikendalikan Dari Dalam Lapas

0
112

Banyuwangi, lenteraindonesia.co.id

Jajaran Satreskoba Polres Banyuwangi berhasil mengungkap pengedar sabu. Terungkapnya jaringan narkoba ini meringkus tersangka H alias A warga Perumahan Taman Sutri Indah, blok B, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, diringkus di parkiran Ruko 5A Perumahan Taman Laguna Residence, Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Pada selasa malam (27/11/18). Dari penangkapan 3 tersangka, Satreskoba
mengamankan 1 ons sabu dan 75 butir ektasi. Diduga tersangka H alias A saat diringkus baru melakukan transaksi narkoba. Dari penangkapan H alias A ini, Satresnarkoba berhasil mengamankan 3 paket narkotika yang diduga jenis sabu, berat kotor 9,65 gram, 10 ektasi warna hijau logo XTC berat 4,28 gram, 2 buah kotak plastik, 1 HP merk Samsung warna hitam, dan 1 unit mobil grand Livina warna hitam Nopol P 1744 UJ.

Dari keterangan tersangka H alias A, sabu yang didapat ini beli dari SP yang saat ini ada didalam Lapas Pamekasan Jawa Timur. Setelah itu SP menyuruh AN alias Opi mengirim sabu dengan sistem ranjau. Dari keterangan Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansah Zaenardi setelah melakukan pengembangan, pihaknya berhasil mengamankan 2 pelaku yakni, AN alias Opi (24) warga jalan Mataram, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Banyuwangi dan ABB (18) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo. “Dari penangkapan 2 tersangka ini, AN dan ABB kami berhasil mengamankan 97,4 gram yang diduga sabu dan 65 butir ektasi,” ungkap AKBP Taufik HZ, saat pers realese di Banyuwangi, Kamis (29/11/18) siang.

AKBP Taufik HZ menerangkan, barang yang diamankan dari 2 tersangka ini diperoleh dari salah satu orang yang saat ini didalam Lapas Pamekasan Jawa Timur. “Dari pengakuan para tersangka ini, barang haram tersebut kiriman dari SP yang ada didalam Lapas, dan barang bukti yang berhasil diamankan sudah dikemas dalam klip yang siap edar,” ujar Kapolres Banyuwangi.

Lebih lanjut, mantan Penyidik KPK ini mengatakan pihaknya masih mendalami dan melakukan pengembangan adakah jaringan – jaringan lain terkait kasus ini.
“Kami masih melakukan pengembangan kasus ini,” ujarnya. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang – undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. “Saat ini 3 tersangka yang ditangkap ditahan di rumah tahanan Polres Banyuwangi, untuk menjalani pemeriksaan,dan barang jenis sabu dan ektasi diamankan untuk dijadikan barang bukti dalam proses peradilan nanti,” ujar Kapolres Banyuwangi. (Aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here