Tim Opsnal Polsek Sagulung Berhasil Tangkap Pelaku Penipuan Terhadap Pencaker

0
172

Batam-Kepri,lenteraindonesia.co.id-Kepolisian Sektor (Polsek)Sagulung melalui Unit Opsnal,berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan dengan korban sebanyak 64 orang.Berdasarkan bukti dari 64 kwitansi,semua korban mengalami kerugian seluruhnya kurang lebih Rp 302.600.000,- (Tiga ratus dua juta enam ratus ribu rupiah). Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Sagulung AKP Dwihatmoko Wiroseno,SH,S.I.K kepada lenteraindonesia.co.id. Kamis (06/12/18).

”Dari keterangan pelapor inisial SP,pada hari Jumat 12 Oktober 2018 sekira pukul 19.00 wib pelalu dengan inisial MS menjanjikan mampu memasukkan SP dan beberapa orang korban lainnya bekerja ke perusahaan yang berada di Batam dengan membayar kepada MS. Tapi setelah para korban memberikan Uang yang diminta MS sesuai dengan nominal atau jumlah yang diminta oleh MS tak ada kejelasan. Dan sampai saat dilaporkan ke pihak kepolisian,Korban belum juga bekerja disalah satu perusahaan yang ada di kota Batam seperti yang dijanjikan MS” kata Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek Dwihatmoko Wiroseno menjelaskan bahwa SP (Pelapor) sendiri memberikan sejumlah Uang Rp 6.000.000 (Enam Juta Rupiah) kepada terlapor sesuai yang diminta oleh terlapor agar dapat Pelapor dimasukkan bekerja. ”Akibat kejadian tersebut pelapor dan 64 orang korban lainnya mengalami kerugian kurang lebih Rp 302.600.000,- (Tiga ratus dua juta enam ratus ribu rupiah),” jelas Dwihatmoko.

Menindak lanjuti laporan dari Pelapor dan korban nomor laporan LP-B/ 635 /XII/2018/KEPRI/RESTA BARELANG/SEK SAGULUNG. Opsnal Polsek Sagulung mendapat informasi keberadaan pelaku (penipuan) pada hari Sabtu tanggal 01 Desember 2018 sekira pukul 09.30 wib. Lalu kemudian tim opsnal polsek Sagulung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan kemudian Pelaku diamankan di Polsek Sagulung guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Sudah dalam tahap penyidikan, untuk sementara belum ada pihak lain yang terlibat hanya satu orang pelaku saja.” terang Moko.

Kapolsek Moko menambahkan bahwa kepada Pelaku (Penipuan) akan dijerat dengan pasal 378 KUHP (penipuan) dengan ancaman pidana 4 tahun Penjara.

(Handes.S)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here