Published On: Kam, Sep 6th, 2018

Penyidik Polrestro Tangerang Kota Berharap Indra Cs Kooperatif Terkait Dugaan Kasus Penipuan Indra CS

Tangerang, Lentera Indonesia

Terkait laporan polisi Liana Salikin ke SPKT Polrestro Tangerang Kota pada Senin ,14 Mei 2018 dengan sangkaan penipuan dan atau penggelapan junto ikut serta melakukan tindakan pidana yang sudah mulai dalam tahap permintaan klarifikasi oleh polisi sampai saat ini belum mengalami perkembangan. Dari panggilan klarifikasi dan konfrontasi Indra.S sebagai terlapor belum pernah meresponi panggilan polisi..Menurut keterangan Liana S kepada LI pada Rabu, 23 Agustus 2108 bahwa dirinya terpaksa melaporkan Indra CS kepada polisi karena dirinya sudah melakukan kewajiban kepada Indra Cs sebagai pelaksana pembangunan kolam renang dan taman di Jl. Taman Nasional Ujungkulon No.219. Cinibung.
Ds. Kertajaya-Sumur. Pandeglang Banten dengan nilai sebesar Rp.205.608.000 sesuai kesepakatan pada Januari 2018. Setelah menerima pembayaran dari Liana Salikin , Indra CS tidak melakukan pekerjaan bahkan selalu menghindar. Setelah menunggu sekian lama justru Indra CS tidak dapat ditemui bahkan menghindar. Karena merasa dirugikan akhirnya melaporkan kasusnya ke Polrestro Tangerang Kota dengan LP.386/V/2018/ Tangerang Kota pada 14 Mei 2018 dan menyerahkan kasusnya kepada Pengacara Hendra Simanjuntak SH. Sementara itu salah satu Kuasa Hukum dari pelapor Verawati Sitompul, SH, MH, CLA kepada LI menegaskan bahwa setelah menerima SP2HP dari pihak kepolisian yang telah bekerja dengan cepat dan tanggap menyiratkan bahwa kasus ini sudah memenuhi unsur sesuai laporan kliennya karena beberapa kali diundang polisi (26/5 dan 25/6/2018) untuk dimintai keterangan namun tidak hadir, ini mengisyaratkan bahwa terlapor diduga kuat telah melakukan tindak pidana dan berharap meningkatkan status laporannya kepada penyidikan serta menahan Indra CS karena takut kabur yang akan menyulitkan pihak terkait tegasnya. Setelah mendatangi satreskrim Polrestro Tangerang Kota berkoordinasi dengan Kasubaghumas Kompol Abdul Rachim pada Senin, 3 September 2018 bahwa proses peningkatan status akan dilaksanakan sesuai proses baik keterangan maupun alat bukti dan bila memenuhi akan ditetapkan tersangka dan bisa ditahan tegasnya. Sementara itu Kanit Resmob Iptu Awal menyatakan bahwa apabila Indra sebagai terlapor harus punya itikad baik dan menjalani pemeriksaan sekaligus menjadi keterangan kepada penyidik dan saat ini masih sebatas klarifikasi dan bila tidak dipenuhi kita akan memanggil dan bila sesuai tahapannya tidak datang kita akan panggil paksa tegasnnya. Sementara itu Salah satu Kuasa Hukum Liana Salikin, Nurbani Nisa, SH menyatakan bahwa kliennya sudah beritikad baik dan bersedia dikonfrontir sesuai permintaan polisi namun dari pihak Indra CS tidak bersedia bahkan mengabaikan undangan polisi, oleh karena itu kami berharap penyidik dapat melakukan panggilan resmi tegasnya. Kita menunggu agar kasus ini ditingkatkan statusnnya dan sesegera mungkin melakukan gelar perkara ujarnya kepada LI. Sementara itu Liana Salikin kepada LI menyatakan bahwa sampai saat inj pekerjaan ini mangkrak dan membahayakan apalagi dirinnya sering mendapat intimidasi dari masyarakat yang iformasinnya Indra Cs meninggalkan hutang termasuk barang barang yang sempat dipakai padahal dirinnya telah membayar kepada Indra. Saya berharap keadilan pak makannha saya melaporkan karena mereka tidak ada itikad baik dan telah menipu saya ungkapnnya. Dilain pihak Wiwik istri dari Indra menegaskan bahwa tidak menerima uang tersebut sepeserpun walaupun bukti pembayaran telah dikirimkan kerekening suaminya Indra”Seperakpun saya dan suami tidak pegang uangnya”. Bagaimana mungkin mengapa proyek tidak dikerjakan???? dan tidak bertanggungjawab???. Dari pengakuan berbagai pihak modus seperti ini sudah sering terjadi khususnya di alamat Ujung Kulon Banten yang diharapkan menjadi tempat wisata favorit . Karena banyaknya permintaan pekerjaan oknum tak bertanggungjawab menjadikan momen tersebut untuk mencari keuntungan sesaat padahal yang bersangkutan dapat diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (PATUPA)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>